Basket / Berita Olahraga / NBA / Olahraga

Cedera Lebih Parah dari Perkiraan Awal, Marvin Bagley III Batal Main di Orlando

Cedera Lebih Parah dari Perkiraan Awal, Marvin Bagley III Batal Main di Orlando – Sacramento Kings kembali harus menelan pukulan telak.

Setelah empat pemain mereka sempat dinyatakan positif virus korona dan salah satu di antaranya, Harrison Barnes, hingga kini juga belum hadir di “gelembung” NBA, mereka harus kehilangan satu pemain lain.

Adalah pemain tahun kedua, Marvin Bagley III yang dipastikan menepi. Tak tanggung-tanggung, Marvin harus menepi sepenuhnya di Orlando, alias musimnya telah berakhir.

Hal ini didapati setelah hasil Magnetic Resonance Imaging (MRI) keluar Selasa, 21 Juli 2020, waktu setempat.

Cedera yang terjadi sebelumnya dan dikira hanya terkilir biasa, ternyata lebih parah dari itu.

Secara diagnosis Marvin mengalami cedera robek otot di kaki kanannya, atau lebih tepatnya di dekat area engkel.

Marvin langsung menjalani pemeriksaan lanjutan dan diharapkan bisa segera menjalani proses pemulihan secepatnya.

Baca Juga : Tampilan Baru Meja Pertandingan NBA

Cedera sendiri telah menjadi momok untuk Marvin sepanjang musim ini. Di malam pembuka, ia mengalami cedera patah ibu jari yang membuatnya absen hingga 11 Desember 2019.

Hanya 17 hari berselang, ia mengalami cedera robek otot di area punggung kaki kirinya yang membuatnya absen hingga 13 Januari.

Seminggu berselang, ia mengalami cedera lutut yang membuatnya absen hingga NBA hiatus. Total alumnus Duke University ini hanya main 13 kali sepanjang musim.

“Saya ke sini hanya memiliki satu tujuan, untuk bertanding dengan yang lain,” ujar Marvin dalam jumpa media virtual, 12 Juli lalu.

“Saya sudah 100 persen sehat dan saya masa karantina selama hiatus membantu banyak dalam proses penyembuhan saya.

Ini memberi saya waktu cukup untuk mengembalikan kondisi fisik saya di titik di mana saya mau. Saya merasa luar biasa,” tambahnya kala itu dengan semangat.

Baca Juga : Jimmy Butler Ingin Gunakan Jersei Tanpa Nama

Meski seharusnya tidak bisa masuk hitungan karena jumlah gim yang terlalu sedikit, catatan 14,2 poin per gim miliknya merupakan yang tertinggi kelima di tim.

Sumbangsih sebesar itu bisa sangat berguna dalam memperkuat bangku cadangan Kings.

Namun, dengan kepastian ini, maka Kings harus mencari sumber poin lain mereka untuk bersaing mengejar playoff.