Basket / Berita Olahraga / NBA / Olahraga

Napak Tilas Perjalanan Karier Vince Carter (PART II)

Napak Tilas Perjalanan Karier Vince Carter (PART II) – New Jersey Nets (2004 – 2009)

Musim 2004, Raptors cuci gudang. Manajer Glen Grunwald dan seluruh staf pelatih dipecat. Vince Carter frustasi, dan meminta untuk dijual.

Akhirnya pada 17 Desember 2004, Carter dikirim ke New Jersey Nets, sedangkan Raptors mendapatkan Alonzo Mourning, Aaron Williams, Erick Williams, dan dua pemain dalam draft putaran pertama.

Tetapi yang paling berkesan adalah di laga pertama Nets melawan Raptors di Toronto pada 15 April 2005. Vince Carter jadi bahan ejekan penggemar, bahkan ada yang membakar jersei bernama Vince Carter.

Mereka menyebut Vince Carter sebagai “Wince” atau “belum dewasa”. Vince Carter menerima perlakuan seperti itu selama bertahun-tahun ketika dirinya bertanding di Toronto.

Pada musim 2005-2006, Nets tampak perkasa dengan duet Carter dan Jason Kidd. Keduanya memimpin timnya meraih 49 kemenangan di msim reguler.

Baca Juga : Napak Tilas Perjalanan Karier Vince Carter (PART I)

Vince Carter-Kidd membawa Nets ke putaran kedua playoff, sebelum kalah dari Miami Heat. Di playoff, Carter rata-rata mencetak 29,6 poin, 7,0 rebound, dan 5,3 asis dalam 11 gim.

Orlando Magic (2009-2010)

Pada tanggal 25 Juni 2009, Vince Carter dikirim ke Orlando Magic bersama Ryan Anderson. Magic berharap Vince Carter bisa menambal kekurangan Dwight Howard yang kurang dalam hal akurasi tembakan perimeter.

Baca Juga : Signature Move yang Tak Bisa Dihentikan Sepanjang Masa James Harden (PART I)

Carter membantu Magic mencapai final Wilayah Timur. Namun mereka kalah dari Boston Celtics. Sampai Carter pensiun, inilah final wilayah pertama dan terakhir baginya.

Phoenix Suns (2010-2011)

Pada 18 Desember 2010, Carter diakuisisi Phoenix Suns. Bersama Suns, Carter pernah mencetak 29 poin dan 12 rebound saat meraih kemenangan atas New York Knicks dengan skor 129-121 (17 Januari 2011).

Baca Juga : Signature Move yang Tak Bisa Dihentikan Sepanjang Masa James Harden (PART II)

Pada pertandingan tersebut Carter dinobatkan sebagai pemain NBA yang mampu menyentuk 20.000 poin sepanjang karier.

Pada 9 Desember 2011, Suns melepaskan Carter. Konsekuensi yang harus diterima Suns yaitu membayar AS$4 juta, karena Carter seharusnya dikontrak selama dua musim.