Basket / Berita Olahraga / NBA / Olahraga

Skenario ‘Gelembung’ Selamatkan NBA dari Penalti Sponsor

Skenario ‘Gelembung’ Selamatkan NBA dari Penalti Sponsor – NBA rela mengeluarkan biaya besar untuk membuat “gelembung” di Walt Disney World Resorts di Orlando, Florida. Karena “gelembung” tersebut menyelamatkan mereka dari penalti sponsor. Jadi kerugian bisa ditekan serendah-rendahnya.

John Lombardo dari Sports Business Daily menyebutkan bahwa NBA menghabiskan dana sekitar AS1,8 juta per hari. Jadi kalau ditotal lebih-kurang seratus hari, maka jumlahnya menjadi sekitar AS$180 juta. Mungkin tidak pas seratus hari, karena lanjutan NBA dimulai sejak 7 Juli hingga 11 Oktober 2020, jumlahnya sekitar 96 hari. Biaya yang disajikan hanya rata-rata saja. Karena setiap ada pergantian babak, pengeluaran NBA juga berkurang karena tim yang gugur segera keluar dari area tersebut.

Baca Juga : Nate Bjorkgren, Asisten Pelatih Raptors yang Kini jadi Kepala Pelatih Pacers

“‘Gelembung’ yang dibuat NBA itu menyelamatkan mereka dari kerugian sebesar AS$1,5 miliar. Jumlah itu bisa naik menjadi AS$2 miliar bila kompetisi tidak dilanjutkan. Htungan pastinya akan diketahui setelah audit keuangan 30 kontestan liga selesai,” kata Lombardo, dikutip dari Sports Business Daily.

Potensi kerugian terbesar bila NBA 2019-2020 tidak dilanjutkan adalah kesepakatan sponsor. Ada kontrak dengan televisi yang sangat besar, iklan virtual, papan reklame di pinggir lapangan. Saat mereka kembali bertanding, NBA bisa menyelesaikan kesepakatan tersebut. Yahoo!Sports menulis, seorang eksekutif liga menyebut tidak ada keuntungan membuat “gelembung”, tapi juga tidak membuat NBA menelan kerugian yang besar.

Baca Juga : Rajon Rondo Tak Suka Julukan “Playoff Rondo”

Kalau dihitung dari penjualan tiket pertandingan, NBA sudah kehilangan 40 persen pedapatannya musim ini. Asumsinya, NBA kehilangan sekitar AS$1,9 juta per pertandingan kandang. Perhitungan kerugian ini kemungkinan juga akan dipikul NBA untuk musim depan. Karena itu, NBA berupaya untuk mencari cara agar penonton bisa datang ke pertandingan. Supaya kerugian tersebut bisa ditekan.

Sementara itu, sampai hari ini, NBA masih belum mengumumkan batasan gaji untuk tahun 2020-2021. Pendapatan liga yang menurun akan berpengaruh pada batas atasnya. Sebelum pandemi lalu, NBA menyatakan bahwa batasan gaji pemain di kisaran AS$115 juta. Tampaknya akan ada penurunan dari jumlah tersebut. Semuanya akan diketahui setelah NBA Draft 2020 (18 November 2020), dan sebelum pembukaan pasar bursa pemain bebas agen.